kita duduk bersama siang itu.. memandang hamparan langit dari atas loteng rumahku..
kita bercengkrama bersama.. tertawa bersama..
juga mencoba menginngat apa yang pernah terjadi diantara kita dimasa yang pernah terlewati..
aku masih ingat bagaimana rasanya siang itu..
seperti ada cahaya terang yang menyinari kita..
rasanya seperti para malaikat turun ke bumi..
"coba dengarkan lagu ini" katamu sambil menyodorkan music playermu
kita dengarkan bersama lagu itu.. saling memandang kemudian tertawa..
dan di saat yang bersamaan, aku rekam momen itu dipikiranku..
jadi jika nanti aku merindukanmu, aku hanya tinggal memejamkan mata
maka semuanya akan diputar ulang dengan sangat jelas dipikiranku..
seperti melihatmu duduk kembali di sampingku..
aku masih ingat bahasa tubuhmu waktu itu..
aku masih ingat tawamu..
rasanya ingin sekali memelukmu pada saat itu,
atau paling tidak menggenggam tanganmu..
tapi seperti ada tembok besar yang tidak bisa aku daki,
ada jurang yang jelas diantara kita..
masa itu memang terlalu singkat untuk lebih mengenalmu..
mungkin benar tiga hari itu berlalu tanpa kata..
tapi sungguh, aku bahagia pernah berbagi hati denganmu..
kini, di atas loteng rumahku..
aku pandang lagi hamparan langit di atas sana..
semuanya memang tidak pernah sama lagi seperti waktu itu..
kita memang harus terpisah, tapi aku tidak akan pernah melupakanmu..
melupakan semua kenangan masa lalu kita..
dan aku..
masih duduk di atas loteng rumahku ketika lagu itu kembali ku dengarkan..