Senin, 08 Oktober 2012

tidak masalah, aku menikmatinya :)

awalnya aku sering merasa sebel, kesal, bahkan sempat merasa
aku hanya menjadi 'tempat sampah' untuk beberapa orang yang aku kenal..
mereka hanya datang padaku, menoleh ke arahku
hanya saat mereka merasa kesusahan, putus asa, down, galau..
apapunlah itu namanya..
dengan berbagai cara mereka menghubungiku,
dan aku selalu menyiapkan waktuku, kupingku, otakku
untuk mendengarkan mereka bercerita,
memuntahkan semua beban mereka,
memuntahkan semua yang mengganjal dalam pikiran mereka
dan mungkin juga hatinya..

terkadang itu tidak hanya dilakukan dalam sekali duduk..
ya.. kadang butuh waktu beberapa hari sampai seluruh ganjalan itu dimuntahkan kepadaku..
setelah sekiranya mereka sudah merasa lebih baik, sudah merasa 'sehat' lagi,
mereka kembali seperti sebelumnya,
menjalani kehidupan mereka lagi,
kadang sesekali beberapa diantara mereka menoleh ke arahku,
menyapaku, sekedar menanyakan kabar,
tapi ada juga yang setelah itu langsung menghilang..
seperti melupakan keberadaanku..

tapi semakin kesini aku semakin terbiasa dengan semuanya
aku semakin memakluminya,
aku semakin menyadari, bahwa mungkin ini
yang Allah berikan untukku..
mungkin dengan cara ini, Allah memberiku jalan untuk bisa berguna bagi orang lain..


aku bahkan sekarang merasa istimewa,
bagaimana tidak..
beberapa orang mempercayakan keluh kesah mereka padaku,
mempercayakanku menampung dan bahkan menyimpan keluh kesah mereka itu..
bisa dipercaya orang lain itu sungguh suatu berkah bukan? :)

yaa.. aku menyadari bahwa aku kurang berbakat dalam hal komunikasi dua arah,
jadi  mungkin memang harus beginilah jalan yang Allah berikan untuk aku berguna bagi orang lain..
aku bukan pemberi saran yang baik,
aku mungkin bukan motivator yang handal,
aku juga tidak jago berbicara banyak :)
but I'm a good listener..
aku siap menyediakan kupingku berjam-jam,
bahkan mungkin berhari-hari
untuk mendengarkan semua keluh kesah itu..
aku siap menjadi 'tempat sampah' mereka..
aku tidak akan kesal jika setelah itu
mereka kembali menjalani hidup mereka dengan tanpa menyapaku,
dengan tanpa menoleh-noleh ke arahku..
aku tidak akan merasa kesal lagi..


toh Allah sudah berbaik hati padaku,
dengan menghadiahiku beberapa orang sahabat yang selalu siap kapanpun untukku,
yang tidak hanya menoleh ke arahku saat membutuhkanku saja,
yang selalu memperhatikanku, bahkan sampai ke hal terkecil..
yang selalu siap tertawa dan menangis bersamaku, kapanpun.. :)

tidak masalah jika keberadaanku hanya mereka sadari sesekali saja
tidak masalah jika mereka hanya datang padaku saat mereka butuh saja..
tidak masalah, sungguh..
aku menikmati peranku ini,
aku menikmati semua yang sudah Allah berikan padaku,
dan aku pun mensyukurinya..

I always believe, things happend for a reason


Tidak ada komentar: